Do Fun

18 06 2009
FKUI 2006: SOLID!

FKUI 2006: SOLID!

Hari ini (18 Juni 2009), saya bersama teman-teman kuliah seangkatan saya (baik yang ikut membentuk konfigurasi FKUI 2006 pada foto di atas maupun tidak :P) menempuh perjalanan seru: ke DUFAN GRATIS.. Catat: GRATIS SEANGKATAN. Serasa mimpi…
Sebenarnya tujuan kami bukan untuk jalan-jalan, melainkan untuk survey keselamatan kerja pegawai disana. Berhubung tempatnya di Dufan, maka kami pun memutuskan: sambil menyelam minum air, sambil survey main-main.. hehe..
Kelompok kami mendapat bagian melakukan survey di wahana Tornado. Setelah meminta ijin kepada mbak-mbak yang jaga bagian ticketing, kami pun masuk lewat pintu belakang (makna denotasi lho ya). Demi segera cepat menyelesaikan pekerjaan, kami pun segera menyerbu tempat kerja operator. Setelah bertanya ini itu, itu ini, ini ani, ini budi, ini ibu ani dan ini ibu budi, kami segera berpencar untuk mengumpulkan data-data mengenai fasilitas-fasilitas yang berkaitan dengan kesehatan disana. Fiuh…teriknya matahari membuat kami tambah bersemangat (apa??). Singkat cerita, tugas kami selesai. Tapi tiba-tiba… Upz, kami belum dapat pinjaman alat untuk mengukur kebisingan suara di tempat tersebut. Padahal itu termasuk poin penting yang harus kami nilai. Akhirnya, kami pun putar-putar mencari dokter pembimbing yang entah dimana.. Wahana X, eh..gk ketemu. Wahana Y, eh..gk ada juga. Tapi, tapi… Alhamdulillah akhirnya kami bisa bertemu dokternya di tengah rasa hampir putus asa yang tanpa ijin menyelinap. Hihi..
Seolah waktu tak berpihak, kami baru menyadari saat itu jam sudah menunjukkan pukul 12.00. Artinya, kami harus segera berkumpul di pintu keluar. Yah…penonton kecewa: belum main nih…. Ngukur kebisingan aja belum. Akhirnya diputuskan sebagian dari kami kembali ke wahana Tornado untuk mengukur kebisingannya, dan saya termasuk dalam bagian tersebut. Setelah selesai, kami pun segera kembali ke pintu keluar. Saat itu saya berjalan bersama seorang anak SMA yang sekolahnya di Singapur dan lagi magang buat bisa kuliah kedokteran disana (repot juga ya sistemnya). Di tengah keasikan saya menjelaskan tentang perhitungan desibel-desibel kebisingan ini, saya jadi gak perhatiin lagi 3 orang teman saya yang jalan duluan di depan. Jadi akhirnya.. bisa ditebak: saya nyasar… . Untunglah mereka balik jemput (makasih wan, bang sur, iz :D).
Akhirnya, kami sampai di pintu keluar. Sesuai kesepatakan, kami harus segera berkumpul di Gelanggang Samudra untuk bergabung dengan rekan-rekan yang ditugaskan survey di bagian lain. Jujur, hati ini tak rela. Menyia-nyiakan 150ribu gratis tanpa naik apapun?? Hikz…. Yah, apa daya. Niat tinggalah niat. Tak ada menyelam sambil minum air. *daripada tenggelam kali ya*
Sesampainya di Gelanggang Samudra, teman-teman ternyata masih sibuk makan siang. Jadi, saya dan beberapa teman-teman memutuskan untuk nonton 4D di Gelanggang Samudra. Awalnya sempat takut gak diijinin masuk. Mana antrinya puanjang banget nget nget, akan terasa menyedihkan kalo udah antri pake ditolak pula. Secara kami gak punya tiket, sebenarnya sih wajar kalo ditolak.πŸ˜› Tapi, tapi.. Eh, ternyata… kami diijinkan masuk hanya dengan menunjukkan name tag, nyengir kuda, dan katakan password: dari UI. Hehe.. rejeki emang gak kemana ya..
Di tengah menunggu pintu theathre dibuka, tiba-tiba kami mendapat telpon bahwa saat itu kami harus segera kumpul untuk team building. Ih, ah, uh, tanggung kali. Bentar lagi pintunya dibuka ni. Jadi, bermodal nekat kami menantang badai. . Lanjutkan perjuangan untuk menonton. Selagi rame-rame, dimarahi gak apa-apa deh. Yippie… layaknya film 4D lain, film yang kami tonton juga seru sampai bikin kami teriak-teriak sesuka hati. Gak peduli lingkungan terganggu, teriak tetap dilanjutkan. Depan belakang kanan kiri teman seangkatan ini. Hihi..
Selesai nonton, kami (anak-anak yang nekat..gk cuma kelompok saya kok) ditelepon lagi. Langsung kami lari berhamburan menuju ke TKP. Disana, sesuai dengan kesepakatan, kami akan melakukan team building dengan beryel-yel kelompok. Wuah… honestly, ini bagian paling males dari rangkaian acara hari ini. Eh, tak disangka… ternyata yel-yel kelompok kami memperoleh juara 3. Seumur hidup baru sekali ini punya kelompok yang yel-nya menang lho.. jaman pramuka di SD dan SMP dulu gak pernah menang tuh..hihi… Mungkin karena yel kami totally curhat kali ya jadi penonton (alias dosen-dosen dan teman-teman) sangat antusias dan menyambut meriah yel kami. Lihat saja, begini sebagian liriknya:

Seluruh Dufan, merupakan tempat bermain yang asik
Tapi sayang, kami cuma plant survey
Kalo begini, kami pun jadi bingung
berusaha kerja cepet selesai
Matahari sudah tinggi, tapi pake kumpul lagi
Aduh tolonglah, kami ingin cepetan main
*pake lagu Crayon Sinchan*

Setelah acara penyerahan hadiah, acara hari ini berakhir sampai disini… Masih ada makalah laporan yang menanti…

Hari ini…Gak terlalu senang karena gak jadi maen beneran di DUFANnya, tapi cukup senang karena bisa lihat 4D. Jadi, syukuri saja…Alhamdulillah…

Lebih dari itu, saya bener-bener ngerasain lagi kebersamaan angkatan yang udah mulai luntur. Tiga tahun sudah kita bersama, melewati masa-masa penjajahan, kuliah rame-rame ber-193, ngurusin proyek-proyek angkatan, “membela angkatan” ketika diserang “lawan” (no offense), ditinggalin dosen yang ngebanting pintu gara-gara gak ada yang mau maju jadi volunteer, pleno yang selalu ribut dan kisah lain yang telah terlalui bersama. Satu modul lagi selesai, dan kita akan berpisah dengan bagian stase kita masing-masing sebagai koAss nanti. Gak bisa ketemu tiap hari, urusannya jadi sendiri-sendiri… I exactly know that.. i’ll miss u all.

Luph u…my greatest 2006: SOLID!

kelompok 15 in action... :)

kelompok 15 in action...πŸ™‚


Actions

Information

4 responses

21 06 2009
hidayatus

” Seluruh Dufan, merupakan tempat bermain yang asik
Tapi sayang, kami cuma plant survey
Kalo begini, kami pun jadi bingung
berusaha kerja cepet selesai
Matahari sudah tinggi, tapi pake kumpul lagi
Aduh tolonglah, kami ingin cepetan main
*pake lagu Crayon Sinchan* ” hehehe gw nyoba nyanyiin yelnya lho
heheh…GUBRAK

o ya ya..anak fk tu juga berhubungan dengan keselamatan kerja pegawai ya….sama kalo kita di offshore (selat makassar, punya Chevron) harus ditraining keselamatan juga…salah satunya masuk helikopter latih, yang diceburin dikolam yang dalam , dan kita harus bisa mendobrak pintu helikopter dan keluar secepetnya…kalo gak bisa ya gak lolos untuk kerja di offshore.hehehe

22 06 2009
kerlip

GUBRAK…πŸ˜›

hum, kalo kami lebih ke menilai kesehatan dan keselamatan pekerja si tus…
kalo training itu saya juga pernah liat… tp buat calon2 pramugari… hehe..πŸ˜€
eh, itu buat semua yg mau masuk Chevron ya? gk cuma yg petroleum aja?
sobat saya tertarik mau kerja di Chevron soalnya…

22 06 2009
uzzy

Mbak, ayo undang cemara ke ui mbak! nanti kami “garapi” njenengan2… xixixiii… ;))

22 06 2009
kerlip

waduh… nek arep “garapi” mbok jangan bilang2 de’…:mrgreen:

aku ngundang kamu aja deh, mau gak? hihihi…πŸ˜‰

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: