Fenomena KW1

17 05 2009

Bismillah…

Buat mbak-mbak, ibu-ibu, adik-adik (muslimah lah pokoknya) yang pake jilbab, tentu banyak yang tau KW1. Kalo gak tau KW1, mungkin taunya kain paris deh..(padahal asli tulisannya made in japan lho :D). Sejak beberapa bulan terakhir, jenis kain jilbab ini memang menjadi favorit jilbabers. Padahal, dari segi harga dulu termasuk mahal lho ya, menyentuh nilai Rp 50.000,00 gitu lho. Tapi, sekarang dah turun setengah harga sih..(asal bisa nawar, hoho).

Terus apa masalahnya nih sama KW1 kok pake diposting2 segala? . Hm, dari segi ukuran sebenarnya jilbab ini cukup baik. Lebar gitu kan, jadi dilipat 2 sekalipun masih tetep panjang dan bisa menutup dada sesuai syarat yang ditentukan Allah..

“Katakanlah kepada wanita yang beriman :”Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka meukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (Q.S. An Nur: 31)

Oke, berarti masalah panjang dah beres ya. Sekarang coba lihat lagi dari segi transparansi (halah). Upz!! Ternyata ni jilbab tipis banget ya.. Buat orang-orang yang bisa nge-double jilbab sih gk masalah. Nah, buat yang gak biasa? Haduh2..jadi kliatan alias ngebayang tuh kepalanya.. Sayang kan, jilbab udah bagus, udah panjang, tapi transparan. Malah jadi gak memenuhi kriteria jilbab syar’i…

Jadi gak boleh pake KW1 nih? tenang, tenang.. jilbabnya masih bisa dipakai kok asal di-double..🙂 jadi gak nerawang, tembus pandang atau apalah namanya. Wah, panas dong pake double-double? Hm, mungkin awalnya buat yang gak biasa ya bakal ngrasa gerah banget, apalagi kalo kita hidup di kota metropolitan yang emang asli dah panas… tapi, ini gak sebanding sama panas api neraka kan saudari-saudariku? Lagipula, kalo udah kebiasa juga fine-fine aja kok. Oke2? Keep struggling!! BISA!! ^^

Wallahu a’lam bish-shawab…

*selagi ada kesempatan, ketika hidayah datang, kenapa harus disia-siakan?*


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: