Rahasia Mendidik Anak Shaleh, Pintar & Kaya..siapa yang gak mau???

5 01 2009

Ada buku bagus untuk orang tua atau calon orang tua nih :D. Buku tersebut bertemakan pendidikan anak. Sebernya buku-buku dengan tema yang sama banyak sekali diterbitkan akhir-akhir ini. Produsen memang pintar melihat peluang. Segala masalah etika dan moral yang melanda dunia dewasa ini sukses mebuat khawatir para orang tua. Mereka cemas kalau-kalau anaknya salah didik sehingga menjadi ‘sulit dikendalikan’. Lebih dari itu, tren para orang tua sekarang memang ingin menjadikan anaknya juara. Juara dalam segala hal. Maka segala hal ditempuh demi terwujudnya keinginan tersebut. Dengan penuh ambisi orang tua mencari segala informasi tentang bagaimana mewujudkan mimpi mempunyai anak super cerdas, multi-talented, dan penuh prestasi. Meskipun anak-anak agaknya menjadi tereksploitasi dengan pola asuh demikian. Nah, inilah yang saya katakan kepintaran produsen. Para penerbit memanfaatkan peluang untuk menerbitkan buku dengan tema yang tak jauh dari “Bagaimana Mendidik Anak Menjadi Juara”, “Agar Anak Anda Menjadi Bintang”, “Cara Mudah Memiliki Anak Super Jenius” dsb.

Nah, buku yang saya bilang bagus itu sebenarnya juga mengusung tema yang agak mirip. Judul buku tersebut “Rahasia Membantuk Anak Shaleh, Pintar, & Kaya”. Wah, orang tua mana yang tidak mau anaknya Shaleh. Udah shaleh, pintar dan kaya pula. Kurang apa coba?

Buku yang dikarang oleh Novian Triwidia Jaya ini cenderung mudah dibaca. Menurut saya sih.. Ada teori dan tak juga ketinggalan bagaimana mengaplikasikannya. Bagian pertama buku ini memberi solusi tentang bagaimana membangun kedekatan dengan anak. Cukup banyak cara yang ditawarkan. Cara yang menurut saya menarik adalah BAHASA CINTA. Ternyata, tiap anak bisa memiliki bahasa cinta yang berbeda-beda. Dan masing-masing bahasa cinta memiliki cara pendekatan yang berbeda-beda. Misal, anak dengan bahasa cinta pelayanan berbeda dengan anak dengan bahasa cinta kata-kata yang mendukung. Anak dengan bahasa cinta pelayanan senang sekali membantu orang lain. Akan tetapi, kadang-kadang mereka mengungkapkannya dengan cara sebaliknya yaitu ingin dilayani. Kepada anak demikian, maka sesekali kita membantunya ketika ia tidak meminta. Sambil membantu, kita katakana “Ummi senang sekali membantu kamu. Kamu senang Ummi bantu? Nah, setiap orang harus saling bantu, tetapi tidak boleh dengan cara memaksa. Kita memintanya dengan baik. Jika dia tidak mau, maka kita tidak boleh memaksa. Jadi, bagaimana caranya kamu meminta tolong temanmu?”. Hal ini cukup berbeda dengan anak yang memiliki bahasa cinta kata-kata yang mendukung. Mereka senang memberi pujian pada orang lain. Akan tetapi, kadang ada juga yang menampakkannya dengan cara terbalik seperti mengejek adiknya. Anak-anak yang senang mengejek sebenarnya menunjukkan bahwa mereka membutuhkan dukungan dan pujian dari lingkungannya. Jadi, kita perlu memberi tahu bahwa perbuatan mereka (mengejek orang lain) itu tidak baik dan kita tidak menyukainya. Kemudian, jangan lupa tambahkan kata-kata dukungan kita. Misal, “Ibu senang sekali jika kamu menyayanginya dengan membantu adik, mengajarinya. Ibu sayang kamu”. Terdengar agak gombal, tapi saya rasa memang ampuh untuk melakukan pendekatan dengan anak. Nah, sebelumnya, dengan pertanyaan-pertanyaan sederhana, kita dapat mengetahui bahasa cinta apa yang dimiliki anak agar kita dapat mendekatinya dengan pendekatan yang tepat.

Bagian selanjutnya dari buku ini sesuai dengan judulnya. Setelah berhasil membangun kedekatan denan anak, maka saatnya pembaca belajar untuk mendidik anak menjadi anak yang Shaleh, Pintar dan Kaya. Nah, berhubung bahasannya cukup panjang, jadi saya sarankan kepada Anda untuk membeli buku ini saja ya. Insya Allah bermanfaat. Banyak fakta-fakta baru yang mungkin belum Anda tahu yang disajikan di sini. Insya Allah dapat membantu kita mendidik anak-anak menjadi Anak yang Shaleh, Pintar dan Kaya. Siapa yang gak mau coba? :D Selamat membaca.

About these ads

Actions

Information

2 responses

8 09 2009
arief

buku-buku iitu memang mestinya mengajarkan etika dan moral juga untuk meraih semua yang diingin, kalau anak jenius moral dan agamanya juga harus dibuat jenius, kalau anak ingin menjadi bintang mestinya juga diajarkan moralitas dan etika menjadi bintang

7 04 2010
Kata bijak

Harta dan anak adalah fitnah /cobaan. Karena itu didiklah anak kita menjadi anak yg shaleh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: